Sepintas Tentang Corona Virus
Oleh :Corah Karo-karo
Seperti yang kita tahu belakangan ini di
negara kita bahkan di negara lain juga sangat di gemparkan dengan covid-19
dimana covid-19 ini merupakan virus yang sangat berbahaya dan menyebabkan
banyaknya angka kematian di indonesia bahkan di negara lain juga. Dan bahkan
ratusan bukan hanya itu covid19 ini juga sangat merugikan negara dan membuat
kita tidak bisa beraktivitas seperti biasa , yakni yang biasanya kita belajar
di kampus, di sekolah bersama dengan teman-teman kita,
kini hanya belajar di rumah saja dan ini merupakan keharusan para
pelajar berada di dalam rumah dan melakukan kegiatan belajar secara daring,
namun apa boleh buat meski pun belajar dari rumah atau kuliah online para
pelajar banyak yang mengeluh karena kuliah online membuat para pelajar sangat
kesulitan untuk memahami pelajaran yang diberikan oleh dosen maupun gurunya
karena kebanyakan guru maupun dosen hanya meberikan tugas kepada mahasiswa atau
pun siswa tanpa memberika pengarahan atau pemahaman mengenai materi yang akan
di pelajari, hal ini lah yang membuat para pelajar banyak mengeluh dan kelelahan
dalam menjalankan tugas sebagai seorang pelajar. Bukan hanya di dalam
masyarakat juga setelah adanya covid-19 ini kita sering mengalami kesulitan
diamana yang biasanya kita bekerja di tempat keramaian seperti di pasar,
bekerja jadi supir angkot dll. kini
malah berhenti bekerja demi menghindari covid19 tetapi dibalik menghindari si
covid19 ini kita malah mendapatkan masalah baru yaitu masalah hidup yaitu biaya
kehidupan kita kalo kita berhenti
bekerja bagaimana kita membiayai kehidupan kita , sekalipun pemerintah membeikan sembakau atau
biaya hidup kepada kita itu tidak akan cukup. inilah yang menjadi pergumulan
kita sekarang banyak masyarakat yang sakit dan kelaparan karena covid19 ini.
Dan didalam kelurga setelah adanya covid 19 terutama di bulan ramadon banyak
yang tidak bisa menikmati bulan puasanya seperti tahun lalu terutama berkumpul dengan keluarga
karena adanya covid 19 ini dilarang
mudik atau pulang kampung guna pencegahan menyebarnya covid19.
A.
Kemandirian
Belajar
Kemandirian merupakan kesiapan individu
yang mau dan mampu belajar inisiatif sendiri dengan atau tanpa bantuan orang
lain dalam hal penentuan belajar, metode belajar dan evaluasi belajar,
berkaitan dengan hal tersebut Sugilar memberikan pendpatnya dan merangkum,
yaitu:
1. Kecintaan
terhadap belajar.
2. Kepercayaan
diri sebagai mahasiswa
3. Keterbukaan
terhadap belajar
4. Sifat
ingin tahu
5. Pemahamn
diri dalam belajar
6. Menerima
tanggungjawab untuk kegiatan belajar.
Dalam kemandirian belajar inisatif
merupakan indikator yang sangat mendasar (kowless). Dalam pengertian yang lebih
luas dalam kemandirian belajar mendeskripsikan diri sebuah proses dimana
individu mengambil inisiatif sendiri, dengan atau tanpa bantuan orang lain
untuk mendiaknosis kebutuhan belajar, memfokuskan tujuan belajar,
mengidentifikasi belajar, memilih dan menentukan pendekatan strategi belajar
yang dicapai. Kemandirian belajar menuntut tanggungjawab yang besar pada diri
siswa. sehingga anak didik berusaha melakukan berbagai kegiatan untuk melakukan
tercapainya tujuan belajar.
Disamping tanggungjawab, motivasi
yang tinggi dari peserta ajar sangat diperlukan dalam kemandirian belajar.
Lebih jauh dalam sistem belajar jarak jauh, motivasi memegang peranan sangat
penting karena anak didik dituntut untuk belajar mandiri seperti yang terjadi
pada saat sekarang ini dimana Covid-19 memberikan peluang belajar mandiri
kepada siapapun bahkan pemerintah telah memutuskan supaya pendidikan madiri
merupakan jalan keluar dari setiap kesulitan yang dialami. Covid-19 yang
menyelimuti ketakutan seluruh dunia bahkan Indonesia secara keseluruhan.
Pendidikan kemandiran merupakan prsoes yang sangat baik untuk diterapkan
sehingga anak nantinya akan memapu mempergunakan alat teknologi dengan baik dan
sesuai dengan fungsinya. Anak tidak lagi mempergunakan teknologi sebaga mainan
atau main game tetapi dengan belajar dan mandiri.
Covid-19 dari satu sisi memberikan pendidikan secara tidak sengaja sehingga memberikan
kemandirian yang akhirnya diterapkan oleh pemerintah dan sekolah, perguruan
tinggi, universitas dan sekolah-sekolah lain. Orangtua harus tetap bekerjasama
dengan guru pihak sekolah selaku penyelenggara pendidikan dan administrasi
pendidikan juga perenannya sangat mempengaruhi proses pendidikan itu. Covid-19
bukan dosa atau kesalahan tetapi sebuah anugerah dalam kemandirian pendidikan
dan akhirnya betul-betul diterapkan dan dilakukan oleh setiap guru, pendidikan,
pemangku pendidikan, pemerintah, dan peserta didik dan disitu dapat dilihat
itnggkat pemahaman anak didik dalam setiap proses pendidikannya, guru dalam
memberikan materi ajarnya apakah materi itu sesuai dengan kebutuhan guru dan
anak didik yang didiknya tersbut.
Siswa akan semakin termotivasi
apabila dilakukan kerjasama dengan
pendampingan dan komunikasi pendidikan bersama dengan orangtua dan guru
sehingga dapat mengembangkan pendidikan anak tersbut sehingga anak didik akan
semakin termotivasi belajar yang tinggi akan berusaha mengatur waktu jadual
belajar secara optimal sehingga anak didik dapat mengusai materi belajarnya
dengan baik.
Uraian tersebut memberikan idikasi
bahwa individu yang menerapkan kemandirian belajat akan mengalami kepeningkatan
mandiri, kedewasaan, perubahan dalam proses belajar dengan cara mengatur dan
mengorganisasi dirinya sedemikian rupa sehingga dapat menentukan tujuan
belajar, kebutuhan belajar dan strategi yang digunakan. Kemandirian merupakan
salah satu aspek kepribadian yang sangat penting bagi individu masing-masing
siswa.
B.
Ciri-ciri Kemandirian
Belajar
Agar siswa dapat belajar dengan
mandiri maka siswa harus mampu berfikir kristis, bertenggungjawab atas
tindakannya tidak mudah terpengaruh pada orang lain. Belajar mandiri merupakan
tanggungjawab yang konsent terhadap pendidikannya sendiri sesuai dengan
kebutuhannya segingga proses pendidikan benar-benar terjadi. Ciri-ciri
kemandirian belajar merupakan faktor pembentukan dari kemandirian belajar
siswa. Thoha memberikan pedapatnya bahwa membagi ciri-ciri kemandirian belajar,
yaitu:
1. Mampu
berfikir secara kritis, inovatida dan kreatif
2. Tidak
mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain
3. Tidak
lari atau menghindari masalah
4. Memcahkan
masalah dengan berfikir yang mendalam
5. Apabila
mempunyai masalah dapat memecahkan sendiri tanpa meminta bantuan orang lain.
6. Tidak
merasa rendah diri apabila terus berbeda dengan orang lain
7. Berusaha
bekerja dengan penuh ketekunan dan disiplin diri yang tinggi
Bertenggung jawab atas
tindakannya sendiri
Komentar
Posting Komentar